Search This Blog

Translate

Bagian 2 - Kronologis Virus Corona hingga 5 April 2020

Berikut ini kronologis virus corona:

Desember 2019 - 31 January 2020

31 Desember 2019

Cina memberi tahu WHO tentang beberapa kasus pneumonia yang tidak biasa di Wuhan, sebuah kota pelabuhan yang berpenduduk 11 juta orang di provinsi Hubei tengah. Virus itu tidak diketahui.

Beberapa dari mereka yang terinfeksi bekerja di Pasar Grosir Makanan Laut Huanan di kota itu, yang ditutup pada 1 Januari.

Ketika para ahli kesehatan bekerja untuk mengidentifikasi virus di tengah kekhawatiran yang meningkat, jumlah infeksi melebihi 40.

 

5 Januari 2020

Para pejabat Cina mengesampingkan kemungkinan bahwa ini adalah kambuhnya virus sindrom pernafasan akut (SARS) yang parah - penyakit yang berasal dari Cina dan menewaskan lebih dari 770 orang di seluruh dunia pada 2002-2003.

 

7 Januari 2020

Para pejabat mengumumkan mereka telah mengidentifikasi virus baru, menurut WHO. Virus baru bernama 2019-nCoV dan diidentifikasi sebagai keluarga virus corona, yang meliputi SARS dan flu biasa.

Virus corona menyebar melalui berada dekat orang yang terinfeksi dan menghirup tetesan/cipratan yang dihasilkan ketika penderita batuk atau bersin, atau menyentuh permukaan tempat tetesan ini mendarat dan kemudian menyentuh wajah atau hidung seseorang.

 

11 Januari 2020

Cina mengumumkan kematian pertama karena virus itu, seorang lelaki berusia 61 tahun yang telah membeli barang-barang dari pasar makanan laut. Pengobatan tidak memperbaiki gejalanya setelah ia dirawat di rumah sakit dan ia meninggal karena gagal jantung pada malam hari tanggal 9 Januari.

 

13 Januari 2020

WHO melaporkan sebuah kasus di Thailand, yang pertama di luar Cina, pada seorang wanita yang datang dari Wuhan.

 

16 Januari 2020

Kementerian kesehatan Jepang melaporkan kasus yang dikonfirmasi pada seorang pria yang juga mengunjungi Wuhan.

 

17 Januari 2020

Ketika kematian kedua dilaporkan di Wuhan, otoritas kesehatan di AS mengumumkan bahwa tiga bandara akan mulai menyaring penumpang yang datang dari kota.

Pihak berwenang di Amerika Serikat, Nepal, Prancis, Australia, Malaysia, Singapura, Korea Selatan, Vietnam, dan Taiwan mengkonfirmasi kasus selama beberapa hari berikutnya.

 

20 Januari 2020

Cina melaporkan kematian ketiga dan lebih dari 200 infeksi, dengan kasus-kasus juga dilaporkan di luar provinsi Hubei termasuk di ibu kota Beijing, Shanghai dan Shenzhen.

Sementara itu, seorang ahli Cina tentang penyakit menular mengkonfirmasi penularan dari manusia ke manusia kepada penyiar CCTV negara bagian, meningkatkan kekhawatiran akan terjadi wabah besar ketika jutaan orang bepergian untuk liburan Tahun Baru Imlek.

Negara-negara Asia meningkatkan langkah-langkah untuk memblokir penyebaran virus, memperkenalkan pemutaran wajib di bandara dari semua kedatangan dari daerah-daerah berisiko tinggi di Cina.

 

22 Januari 2020

Jumlah kematian di Cina melonjak menjadi 17 dengan lebih dari 550 infeksi. Banyak bandara Eropa meningkatkan pemeriksaan pada penerbangan dari Wuhan.

Wuhan ditempatkan di bawah karantina efektif pada tanggal 23 Januari karena keberangkatan udara dan kereta api ditangguhkan.

Langkah-langkah yang sama diumumkan untuk dua kota lagi di provinsi Hubei: Xiantao dan Chibi.

Beijing membatalkan acara untuk Tahun Baru Imlek, mulai 25 Januari, sementara para pejabat melaporkan kematian pertama di luar Hubei.

 

23 Januari 2020

WHO mengatakan kemudian pada tanggal 23 Januari bahwa wabah itu belum merupakan keadaan darurat publik yang menjadi perhatian internasional dan tidak ada "bukti" dari penyebaran virus antara manusia di luar Cina.

 

24 Januari 2020

Angka kematian di Cina mencapai 26, dengan pemerintah melaporkan lebih dari 830 infeksi.

Jumlah kota yang diisolasi di Hubei naik menjadi 13, mempengaruhi 41 juta orang.

Shanghai Disneyland ditutup dan kota-kota lain mengumumkan penutupan tempat hiburan. Beijing mengatakan bagian dari Tembok Besar dan landmark terkenal lainnya juga akan ditutup.

 

25 Januari 2020

Pembatasan perjalanan diberlakukan pada lima kota lagi di Hubei, menjadikan jumlah keseluruhan orang yang terkena dampak menjadi 56 juta.

Sementara itu Hong Kong menyatakan darurat virus, membatalkan perayaan Tahun Baru Imlek dan membatasi tautan ke daratan Cina.

 

26 Januari 2020

Jumlah korban tewas naik menjadi 56, dengan hampir 2.000 kasus dikonfirmasi karena pembatasan perjalanan ditingkatkan dan Hong Kong menutup taman hiburan Disneyland dan Ocean Park.

Kasus-kasus baru dikonfirmasi di AS, Taiwan, Thailand, Jepang, dan Korea Selatan.

 

27 Januari 2020

Jumlah korban tewas di Cina naik menjadi 106, dengan 100 di provinsi Hubei, otoritas melaporkan. 4.515 orang lainnya di Tiongkok dilaporkan terinfeksi. Ada 2.714 kasus yang dikonfirmasi di provinsi Hubei, naik dari 1.423 sehari sebelumnya.

30 Januari 2020

WHO menyatakan coronavirus sebagai darurat global ketika jumlah kematian di Cina melonjak menjadi 170, dengan 7.711 kasus dilaporkan di negara itu, tempat virus itu telah menyebar ke 31 provinsi.

India dan Filipina mengkonfirmasi kasus pertama virus tersebut, dengan satu pasien yang terinfeksi di setiap negara.

 

31 Januari 2020

Jumlah kasus yang dikonfirmasi di Cina melonjak menjadi 9.809. Rusia, Spanyol, Swedia, dan Inggris mengonfirmasi kasus virus pertama mereka.

Februari 2020

Menelusuri penyebaran virus corona - bagian 1


Mewabahnya virus corona dan begitu cepatnya penyebaran pandemi ini ke seluruh belahan dunia, telah cukup meresahkan. Saya mencoba menelusuri kembali penyebaran virus ini dan sekaligus mencoba mengumpulkan data-data lain yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.  Hal yang mendorong saya untuk mengumpulkan berbagai data dan riset dari berbagai sumber kredibel, adalah karena begitu banyaknya berita-berita palsu (hoax) yang simpang siur di media sosial di Indonesia yang makin meresahkan. Dengan simpang siurnya berita-berita hoax yang beredar (terutama) di Indonesia (khususnya) yang mendiskreditkan negara Italia, maka sebagai seorang warga Indonesia yang menetap di Italia, saya melihat perlunya meluruskan berbagai berita palsu tersebut. 

Saya menyadari bahwa saya bukanlah seorang ahli virus ataupun ahli medis, karena itu saya melandaskan tulisan-tulisan ini berdasarkan data-data riset dari sumber-sumber yang dapat dipercaya dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.



Kasus virus corona pertama diketahui di Cina pada bulan November 2019.

Seorang berusia 55 tahun dari provinsi Hubei di Cina mungkin merupakan orang pertama yang tertular COVID-19, penyakit yang disebabkan oleh virus corona baru yang menyebar di seluruh dunia. Kasus ini terjadi pada tanggal 17 November 2019, menurut South Morning China Post.

Ini lebih dari sebulan lebih awal dari yang dicatat dokter di Wuhan, Cina, yang terletak di provinsi Hubei, pada akhir Desember 2019.

Pada tanggal 13 Maret, ada hampir 148.000 kasus di seluruh dunia dan lebih dari 81.000 kasus di daratan Cina, dengan beberapa kasus di setiap benua kecuali di benua Antartika.


5 Favorite Apericena Spots in Florence



Good evening all,

It has been raining all day. It's wet and rather unpleasant outside. I've been busy all day with some house works in the morning, and spent the whole afternoon doing my first task of this term. I just finished it a moment ago, so now I have time to write a post on my blog again. 

As I am sitting here in my living room, thinking of what to share with you this time...my idea is still pretty much on food. After giving you a list of Oriental restaurants and food shops in my previous post, I will give you a list of Italian restaurants this time. 






Selamat malam,

Setelah ngobrolin makanan Indonesia kemaren, seperti janji aku, ini dia daftar toko-toko yang menjual bahan makanan Asia, dan daftar beberapa restoran:

Kalo kamu suka jalan-jalan di daerah mercato centrale, Basilica di San Lorenzo, dan Stazione Firenze SMN, maka kamu sudah dekat dengan 3 alamat jalan (via) berikut ini:

Makanan Indonesia di Firenze, emang ada?

Jadi kamu ada di Florence, salah satu kota yang indah di Italia. Tujuan kamu mungkin untuk belajar, entah kursus bahasa, kuliah seni, tata boga, atau desain busana. Jadi kamu menetap minimal 6 - 12 bulan, bahkan mungkin lebih dari setahun. Sebulan pertama, kamu masih bingung tapi penuh semangat cari tau ini itu, penyesuaian sini situ. Karena semuanya masih serba "baru" buat kamu, kamu masih antusias cobain segala macam khas Italia, selama cocok buat kamu dan kantong kamu, gak bikin kamu sakit, ataupun melanggar hukum...aduh, amit-amit!, jangan sampe deh. 


Salah satu yang udah pasti kamu coba, yang jelas makanan dan minumannya. Ya iyalah, namanya juga kebutuhan primer. Mana bisa hidup tanpa makan minum, bener gak? Nah, semua juga tau dan setuju kalo di Italia tuh, pizza, pasta, anggur, dan kopinya yang yahud dan kudu dijajal. Ada yang bilang, kamu belum bener-bener merasakan Italia, kalo belum cobain pizza, pasta, anggur, dan kopinya. Dan...aku tuh setuju banget! Jadi pantes dong, begitu kamu tinggal di sini, makanan Italia jadi makanan sehari-hari. Kalo minuman, anggur dan kopi, kayaknya suka-suka aja deh. Gak semua pendatang suka sih, jadi bebas aja pilih minuman lainnya.

Seputar Festival Film Indonesia di Italia.





Aku pengen cerita lagi nih.....

Secara tanggal 22 Oktober lalu, aku baru nonton pilem Indonesia yang diputer di sini. Nah, seneng kan pilem Indonesia bisa diputar di bioskop mancanegara. Eh, iya sih, seneng, bangga juga, tapiiiiiii.........waduh, ada tapinya.  Apa lagi nih?


Nge-Blog Lagi



Selamat malam dunia......

Ya di sini sudah malam....tepatnya pukul 20:27.
Sudah lama aku gak nge-blog, sebagai blogger, aku memang payah. Kalo mau bikin alasan, alasan pasti ada aja. Ga ada waktu, ga sempet, males ah, bosen ah, nge-bleng lah.....kayaknya alasan yang paling cucok itu, nge-bleng alias melongo kagak tau mau nulis apa tiap udah siap duduk manis di depan kompi. Trus...akhirnya kelamaan.....jadi makin males buka kompi apalagi ngecekin blog. 
Jadi aku mohon maaf kepada semua pembaca dan siapa aja yang sudah bersedia baca apalagi ngikutin blog aku.

Christmas lights all around Florence




Hello December,

My favorite color is Christmas lights.

Christmas waves a magic wand over this world, and behold, everything is softer and more beautiful.
If we are willing to open our hearts and minds to the spirit of Christmas, we will recognize wonderful things happening around us.

To catch the real meaning of the Spirit of Christmas, we need only drop the last syllable, and it becomes the Spirit of Christ. 

Are we chasing emptiness?

How can emptiness be so heavy?





One of the most tragic things I know about human nature is that all of us tend to put off living. We are all dreaming of some magical rose garden over the horizon instead of enjoying the roses that are blooming outside our windows today. 🌷
.~cf.Dale Carnegie

Am I good enough?



Everyone has an insecurity. We are constantly afraid that we're not good enough.
Insecurities kill self esteem and all that is beautiful

Mimpi bekerja di Italia? Bagaimana caranya?


Mencari pekerjaan di Italia bahkan di wilayah Eropa Selatan umumnya bukanlah hal yang mudah - bahkan banyak orang-orang di sinipun kesulitan dan harus berjuang keras mencari kerja. Dan jika anda lancar berbahasa Inggris kemudian pindah ke Italia, maka maaf, ada tambahan nilai minus bagi anda sebagai pencari kerja di Italia. 




Jadi bagaimana caranya agar anda dapat makin dekat pada peluang anda untuk mengejar mimpi anda di Italia? Pekerjaan macam apa sih yang mungkin dapat anda dapatkan sebagai seorang yang lancar berbahasa Inggris?

Culture Shock and How to deal with it

 

 

What is culture shock?

Culture shock is the feeling of uncertainty, confusion or anxiety that people experience when visiting, doing business in or living in a society that is different from their own. Culture shock can arise from a person's unfamiliarity with local customs, language and acceptable behavior, since norms can vary significantly across cultures.

Community Diary - Part 3


As the community has grown bigger, there were more activities, events and small gatherings have taken place. It did not matter who took part and who did not, every moment worth to be remembered and well appreciated as it showed the generosity of your contribution. Thank you!
 


Mimosa and International Women's Day






All around the world, International Women's Day represents an opportunity to celebrate the achievements of women while calling for greater equality.


Each year International Women's Day (IWD) is celebrated on March 8. The first International Women's Day was held in 1911. Thousands of events occur to mark the economic, political and social achievements of women. Organisations, governments, charities, educational institutions, women's groups, corporations and the media celebrate the day.


From 1908, the Women's Social and Political Union (WSPU) in Great Britain adopted the colour scheme of purple, white and green to symbolise the plight of the Suffragettes. Purple symbolised justice and dignity - two values strongly associated with women's equality. The three colours were used for banners, flags, rosettes and badges to show solidarity.

A Tornado-force Wind in Florence


I heard something and I thought I was dreaming, I looked around in the dark, tried to lift my sleepy head. I saw the clock on the bed side table it was still 3am early morning.  I should not go back to sleep, I thought, as I would be late for school at 7am. I heard the sound of the wind blew really hard as if it swirled in front of our bedroom window. The window glasses were shaking and made a lot of noise. My head told me to stay awake but my eyes were too heavy to stay open. I felt asleep again although I remembered I could still hear the sound of the wind, swirled, hurled things up, banged windows and windows’ shutters. Storm, I thought, maybe the school would have to close today due to this hard wind, and I fell asleep again.


A moment later I woke up with eyes open wide when the glasses of our bedroom window shook and made such a loud noise as if they would shatter in no time soon. I heard things fell and the sound of our plastic buckets hit the fence of the balcony. I remembered my laundry clips, many must have been blown away already, I thought. Oh well, a reason to buy new laundry clips. The swirling sound of the wind continued until it was time for us to get up our bed and get ready for school.  It happened that I was scheduled to substitute a Physic teacher who took his personal day on that very day. I was grateful Jos didn’t have to go alone through a hard win that morning.  




Eczema Diet

I am suffering from eczema for almost two years now. The skin specialist prescribed cortisone, topical steroid and antihistamine which helped for a while. However every time I finished the medication, my eczema came back again. The unbearable itch made me scratch abruptly. Scratching only worsened my skin condition, once I was prescribed antibiotics and cortisone cream contains antibiotic to cure the infection and to reduce the inflammation. I noticed that all these medicines only suppressed whatever causes my eczema beneath my skin.




The Birth and The Farewell


Welcome baby Alessia Bianca Zein!

On Thursday, October 23, 2014, we received a great news about the birth of Alessia Bianca Zein. She is the first child of Joni Zein and Erna Mariana, she is also the first baby who was born within the family of Indonesian Community in Tuscany. We all excited when we heard about Erna's pregnancy and were glad to welcome baby Ale, felt like we have our own niece. 



Festival del Cinema d'Indonesia_Le Murate


Since the first time we arrived in Florence, I've been thinking of how to promote Indonesia. Unlike in the Netherlands where number of Indonesians are large, Indonesians are only about 200 to 250 people in Italy. Once I attended a simple Indonesian bazaar organized by a cultural foundation founded by an Indonesian friend who lives in Rotterdam to celebrate Indonesian independence day and to promote Indonesian culture. Two foundations were involved in organizing the whole event which took place in a good size of a hall for about 250 people in Rotterdam. It was a family bazaar with a bit of Dutch 'gezelligheid', the bazaar inspired me to have the same event in Florence. Unlike in Netherlands, however, as I went around and gathered information, I found more obstacles and more challenges to do so.




However, when we came back from our summer holiday last year. I heard from Malina, that she and her husband have organized a festival of Indonesian Cinema in Florence in continuation with the one they held in Pietrasanta. The organization was done by Malina and her husband, an Italian lawyer, the poster was designed by Erlinda, an Indonesian student who studied design in Florence. I was so excited about this event, finally, we had this opportunity to make Indonesia more recognized and pop-up in Italy. Thank you to Jacopo and Malina for their hard-work and the Ambassador of Indonesia for Vatican City for their supports in making the Festival of Indonesian Film a successful event. 


Hailstorm in Summer on September 19th, 2014

#somethingnew #fromwhereIstand #wheatherphenomenon - stood on about 10cm thick of hails 


I'm from the tropic, so at first I was scared but then I was quite amused to see that much of ice cubes poured down from the sky with lots of noise on the roofs...in summer! Good thing was that the storm stopped right at the time I had to leave the house for work. It was such a joyful bike ride on the road covered with lots of hail and through some thick fog. I found that day....so amazingly entertaining!!



Dark sky above the city center of Florence. Image courtesy of florensics.wordpress.com


The sky looked completely dark, “Oh no! It’s going to rain!” I said to myself. I had to go to work at 13:30 every day and the fact that the sky was so dark made me a bit reluctant to go out. However, no matter how I felt, I had to get ready and go anyway. A while later, I heard ‘bang bang’ at the backyard. I thought, now what?  It sounded like a neighbor was getting himself busy before the rain comes.  I went quickly to the kitchen window to have a look, but I saw no one outside. And the ‘bang bang’ continued, this time harder and even harder when I stood in my dining room. Then I realized, the sound came from the roof and the attic above my dining room sounded as if it was going to collapse.


A Highlight on Firenze #bikewalk for Instagrammers on September 6th, 2014


the view of Florence from Lungarno Benvenutto Cellini

I saw the announcement of this Firenze #bikewalk event last week on the Florentine after I came back from our holiday. So I shared it to our Indonesian Community in Tuscany on Facebook page. Unfortunately none of the ICT's friends interested to join. I personally interested in the event as it was related to a popular photo-sharing application, Instagram. My goals was to find new friends.


The bike ride started from the meeting point right at la piazza della basilica di Santa Croce (the square of the Holy Cross cathedral). We biked to the area of San Ambrogio  and had a little stop in front of Parrocchia di San Ambrogio, at the fork of Via di Mezzo, Via dei Pilastri and Via Giosuè Carducci met with two long busy roads of Borgo La Croce and Via Pietrapiana. There were about 70 people joined this #bikewalk event, the name of the event was actually really fit to what we did, it was really a combination of bike and walk (with our bikes), and chat whilst waiting for the rest of the participants to gather.